Kamu penulis atau sekedar senang
berselancar di internet dengan laptop dan komputermu? Jika jawabannya “Ya”,
kamu patut waspada dengan sindrom yang satu ini. Sebab sindrom ini akan
mengincar kamu, si pengguna setia gadget seperti laptop atau komputer untuk
bekerja dalam waktu lama.
Namanya, Sindrom Terowongan Karpal (STK)
atau lebih akrab dikenal sebagai Carpal
Tunnel Syndrome (CTS). Sindrom ini merupakan kumpulan gejala pada
pergelangan tangan yang menjalar sampai ke jari-jari akibat penjepitan
(entrapment) pada saraf medianus dalam terowongan di pergelangan tangan.
Faktor mekanik dan pembuluh darah banyak
memegang peranan penting pada kejadian CTS. Tekanan yang berulang-ulang dan
lama, seperti saat terlalu lama memosisikan tangan dalam posisi sedang mengetik,
akan meningkatkan tekanan intrapembuluh darah, sehingga menyebabkan aliran
darah pembuluh balik menjadi terhambat. Ketika aliran darah terhambat akan
menyebabkan keadaan anoksia (kekurangan oksigen) pada lapisan pembuluh darah.
Kekacauan ini akan menyebabkan pembengkakan pada daerah sekitar pergelangan
tangan sehingga menjepit saraf yang ada di dalamnya.
Walaupun umumnya CTS menyerang wanita
pada kelompok usia 40-60 tahun, tidak menutup kemungkinan sindrom ini menyerang
kelompok yang lebih muda dengan aktivitas seperti mengetik yang sangat lama dan
intens. Biasanya sindrom ini akan memunculkan gejala seperti rasa tebal, perih,
dan tertusuk pada jari terutama ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah.
Sifatnya simetris (kanan-kiri) dan akan bertambah saat malam hari, saat bangun
tidur, mengangkat tangan, serta setelah mengetik atau menjahit.
Nah, kalau sudah begini? Bukan tidak
mungkin akan banyak aktivitas kamu yang akan terbengkalai. Oleh karena itu,
lebih baik kita sama-sama mengatur waktu kita saat sedang mengejar deadline
tulisan atau mengerjakan tugas dengan laptop atau komputer. Jika terasa sudah
terlalu lama sehingga pergelangan tangan dan bahu terasa pegal, lebih baik
istirahatkan tangan kamu sejenak. Hitung-hitung sembari refreshing dan
menyegarkan pikiran agar muncul ide-ide baru. Selain untuk melemaskan tangan
dan menyegarkan otak, beristirahat sejenak saat menggunakan laptop atau
komputer terlalu lama juga akan membantu merilekskan pengelihatan kamu. Sekali
mendayung, dua tiga pulau terlampaui, kesehatanmu pun tetap terjaga.
Khawatir mengalami CTS? Mudah saja,
lakukanlah pemeriksaan sederhana sendiri seperti menempelkan kedua punggung
tangan di depan dada dengan posisi jari menghadap kebawah selama 60 detik.
Pemeriksaan sederhana ini bernama Phalent’s
Test. Atau ketuklah pergelangan tanganmu perlahan dengan jari, jika pada
salah satu atau kedua pemeriksaan sederhana terasa nyeri, maka segeralah
memeriksakannya ke dokter terdekat untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Semoga kita semua tetap fit dan terbebas
dari Carpal Tunnel Syndrome!
(Setiani/pspdumj)