Sub Menu

Selasa, 14 Agustus 2012

Sindroma Terowongan Karpal pada Pengguna Laptop


Kamu penulis atau sekedar senang berselancar di internet dengan laptop dan komputermu? Jika jawabannya “Ya”, kamu patut waspada dengan sindrom yang satu ini. Sebab sindrom ini akan mengincar kamu, si pengguna setia gadget seperti laptop atau komputer untuk bekerja dalam waktu lama.

Namanya, Sindrom Terowongan Karpal (STK) atau lebih akrab dikenal sebagai Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Sindrom ini merupakan kumpulan gejala pada pergelangan tangan yang menjalar sampai ke jari-jari akibat penjepitan (entrapment) pada saraf medianus dalam terowongan di pergelangan tangan.

Faktor mekanik dan pembuluh darah banyak memegang peranan penting pada kejadian CTS. Tekanan yang berulang-ulang dan lama, seperti saat terlalu lama memosisikan tangan dalam posisi sedang mengetik, akan meningkatkan tekanan intrapembuluh darah, sehingga menyebabkan aliran darah pembuluh balik menjadi terhambat. Ketika aliran darah terhambat akan menyebabkan keadaan anoksia (kekurangan oksigen) pada lapisan pembuluh darah. Kekacauan ini akan menyebabkan pembengkakan pada daerah sekitar pergelangan tangan sehingga menjepit saraf yang ada di dalamnya.



Walaupun umumnya CTS menyerang wanita pada kelompok usia 40-60 tahun, tidak menutup kemungkinan sindrom ini menyerang kelompok yang lebih muda dengan aktivitas seperti mengetik yang sangat lama dan intens. Biasanya sindrom ini akan memunculkan gejala seperti rasa tebal, perih, dan tertusuk pada jari terutama ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah. Sifatnya simetris (kanan-kiri) dan akan bertambah saat malam hari, saat bangun tidur, mengangkat tangan, serta setelah mengetik atau menjahit.

Nah, kalau sudah begini? Bukan tidak mungkin akan banyak aktivitas kamu yang akan terbengkalai. Oleh karena itu, lebih baik kita sama-sama mengatur waktu kita saat sedang mengejar deadline tulisan atau mengerjakan tugas dengan laptop atau komputer. Jika terasa sudah terlalu lama sehingga pergelangan tangan dan bahu terasa pegal, lebih baik istirahatkan tangan kamu sejenak. Hitung-hitung sembari refreshing dan menyegarkan pikiran agar muncul ide-ide baru. Selain untuk melemaskan tangan dan menyegarkan otak, beristirahat sejenak saat menggunakan laptop atau komputer terlalu lama juga akan membantu merilekskan pengelihatan kamu. Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui, kesehatanmu pun tetap terjaga.

Khawatir mengalami CTS? Mudah saja, lakukanlah pemeriksaan sederhana sendiri seperti menempelkan kedua punggung tangan di depan dada dengan posisi jari menghadap kebawah selama 60 detik. Pemeriksaan sederhana ini bernama Phalent’s Test. Atau ketuklah pergelangan tanganmu perlahan dengan jari, jika pada salah satu atau kedua pemeriksaan sederhana terasa nyeri, maka segeralah memeriksakannya ke dokter terdekat untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Semoga kita semua tetap fit dan terbebas dari Carpal Tunnel Syndrome!

(Setiani/pspdumj)